Kementerian PUPR Komitmen Tingkatkan Kapasitas SDM Operator dan Regulator Air Minum di Provinsi Bengkulu
Thursday, 16 Jul 2020

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) dan Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPPW) Provinsi Bengkulu berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) operator dan regulator air minum di Provinsi Bengkulu. Kepala BPPW Provinsi Bengkulu, Daniel Kuddi Sangle menyampaikan bahwa dengan meningkatnya kapasitas pengetahuan SDM operator dan regulator diharapkan dapat mempercepat proses pencapaian target akses air minum layak 100 % dan target air minum aman 15 % sebagaimana amanat RPJMN 2020-2024.

“Dengan diusulkannya SPAM Regional Benteng Kobema (Kota Bengkulu, Benteng, Seluma) ke dalam PSN dapat terlihat bahwa potensi pengembangan air minum di Kota Bengkulu sangat tinggi, sayangnya dari 9 BUMD Air Minum di Provinsi Bengkulu baru ada 3 PDAM yang kinerjanya masuk dalam kategori Sehat ,”kata Daniel dalam sambutan pembukaan acara Workshop Peningkatan Kapasitas SDM Operator dan Regulator Air Minum di Provinsi Bengkulu yang menghadirkan nara sumber dari BPPSPAM, Perumda Tirtawening Kota Bandung dan Perumda Tugu Tirta Kabupaten Malang, Senin (13/07/20) di Provinsi Bengkulu.

Oleh karena itu dibutuhkan dukungan pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu untuk mendukung peningkatan kinerja operator air minum di Provinsi Bengkulu sehingga proses peningkatan cakupan layanan akses layak dan akses aman air minum di Provinsi Bengkulu dapat segera terwujud . Tujuan acara yang tersebut dihadiri oleh Perwakilan Bappeda, Dinas PUPR dan Direktur PDAM Se-Provinsi Bengkulu tersebut adalah memberikan persamaan persepsi antara regulator dan operator air minum di Provinsi Bengkulu sehingga dapat mendukung percepatan proses pembangunan infrastruktur ai minum di Provinsi Bengkulu dan mendukung peningkatan kinerja BUMD air minum.

Kepala Bagian Dukungan Teknis BPPSPAM, Desra menyampaikan bahwa ada 6 (enam) peran Pemda yang dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja BUMD air minum yaitu Penyertaan Modal Pemerintah, Memberikan subsidi apabila tarif BUMD Air Minum belum Full Cost Recovery (FCR), Menyusun RISPAM dan JAKSTRADA SPAM, Menyusun Regulasi Penggunaan Air Tanah & Pengamanan Catchment Area, Menyusun Regulasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Melakukan penyesuaian kelembagaan PDAM menjadi Perumda/Perseroda. Desra menyampaikan untuk memenuhi perannya tersebut, Pemda tidak perlu bekerja sendiri namun dapat melakukan kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan air minum termasuk BPPSPAM.

Untuk meningkatkan kinerja BUMD air minum, BPPSPAM memiliki berbagai program Bantuan Manajemen (Banmen) antara lain Penyusunan Pemenuhan Tarif FCR, Penyusunan Rencana Bisnis, Penurunan NRW Komersial dan juga Pendampingan Kerja Sama Investasi SPAM. Adapun BPPW dapat memberikan Bantuan Program Fisik berupa Penurunan NRW Fisik, Pembangunan dan Perluasan SPAM serta Penambahan Reservoar apabila Pemda memenuhi syarat readiness criteria yang telah ditentukan.

Share Facebook Google Tumblr Twitter Print