PDAM Gandeng Perusahaan Kembangkan Produk Air Minum Kemasan
Friday, 11 Jan 2019

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menjalin kerja sama dengan sebuah perusahaan air minum swasta di Yogyakarta. Mereka mengembangkan produk air minum dalam kemasan dengan brand tersendiri.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Direktur Utama PDAM Bantul dengan Direktur PT Kerja Tirta Santosa dan Bupati Bantul Suharsono dengan disaksikan pejabat dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Bantul di Bantul, Kamis (10/1).

"Ini masih untuk kalangan sendiri, rencana ada empat produk (air minum kemasan), yaitu produk gelas, dalam botol ukuran 600 mililiter dan 330 mililiter sama galon," kata Dirut PDAM Tirta Dharma Bantul Arinto Hendro Budi Antoro usai penandatanganan MoU.

Menurut dia, bentuk kerja sama dalam pembuatan produk air minum kemasan ini dalam pengolahan air. Di mana perusahaan swasta itu mengolah air dari sumber mata air di wilayah Kaliurang Sleman untuk kemudian diberi brand dan diedarkan PDAM Bantul.


"Bentuk kerja sama itu, karena ini brand milik PDAM Bantul, sehingga kami kerja sama produksinya agar nanti menjadi milik PDAM Bantul, jadi pengelolaan kami kerja sama dengan PT dengan sumber mata air di Kaliurang," katanya.


Dia mengatakan, untuk tahap awal kerja sama masih lingkup sendiri dan di semua instansi pemerintah di Pemerintah Daerah (Pemda) Bantul menggunakan air kemasan tersebut. Setelah itu akan diperluas peredarannya kepada masyarakat luas melalui pasar dan minimarket.

"Ini (produksinya) segera setelah penandatanganan MoU ini, kalau produk untuk kalangan sendiri dalam minggu ini sudah bisa diedarkan ke semua OPD jajaran Pemda Bantul," katanya.

Sementara itu, Bupati Bantul Suharsono dalam pengarahannya mengatakan dengan kerja sama ini Pemda berharap PDAM Bantul ke depan bisa lebih meningkatkan kuantitas maupun kualitas produknya. Khususnya untuk masyarakat Bantul.

"Kami juga berharap semua OPD, lembaga pemerintah maupun suasta, pengusaha katering yang ada di Bantul bisa mengonsumsi air produk PDAM. Kita sebagai orang Bantul harus bangga dengan mengonsumsi produk Bantul," katanya.

Sumber : antara

Share Facebook Google Tumblr Twitter Print