Cegah Penyebaran Covid-19 PDAM Jember Andalkan Layanan Daring
Wednesday, 15 Apr 2020

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jember memberlakukan protokol pencegahan COVID-19 dalam sistem kerja dan pelayanan bagi para pelanggan. Terkait pelayanan, pelanggan diminta melakukan pembayaran secara daring (online), begitu juga pembacaan meter penggunaan air, pelanggan diminta memotret meter air di rumahnya untuk selanjutnya diunggah ke website milik PDAM Jember.

“Sesuai ketentuan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19, kami juga memberlakukan protokol pencegahan, baik dalam sistem kerja dan juga pelayanan pelanggan.

Karyawan bagian administrasi diterapkan pengurangan jam kerja. Beberapa karyawan, bekerja dari rumah secara sift. Menerapkan protokol pelanggan dan tamu yang berinteraksi dengan PDAM, serta melakukan sterilisasi bilik dan cuci tangan, juga penyemprotan disinfektan secara mandiri.

Terkait pelayanan pelanggan, seperti pembayaran dan pembacaan meter dilakukan secara daring (online). Untuk pembacaan pelanggan bisa memotret meter air di rumahnya untuk selanjutnya diunggah ke website PDAM Jember,” ujar Direktur Utama PDAM Jember, Ady Setiawan, sebagaimana dilansir dalam web resmi Pemkab Jember, Jawa Timur, baru-baru ini.

Terkait pelayanan , untuk kemudahan dan kenyamanan pelanggan dalam memperoleh informasi atau konsultasi setiap saat dan di manapun, PDAM Jember juga menyediakan akses pelayanan Call Center – pelayanan pelanggan melalui telepon untuk segala kebutuhan dan permasalahan pelanggan.

Terkait dengan keringan pembayaran, Ady menjelaskan relaksasi beban pelanggan yang terimbas dampak COVID-19 tersebut melalui permohonan. Tahun ini, katanya, juga akan ada penambahan pemasangan gratis.

Sedangkan petugas PDAM yang masih bekerja di lapangan dilengkapi atau menggunakan pengamanan yang layak. Sedangan yang di kantor untuk koordinasi atau monitor pengerjaan dilakukan dengan mengandalkan perangkat digital atau cara telekonferensi.

Dalam kaitan ini, PDAM juga ikut berupaya membasmi virus corona, dengan meningkatkan kandungan kaporit saat produksi air. Upaya meningkatkan kandungan kaporit dalam air produksi PDAM ini diharapkan bisa menghentikan penyebaran COVID-19, sesuai dengan intruksi Bupati Jember, dr. Faida, MMR. “Air produksi ini aman, karena kandungan PPM-nya masih dalam batas yang diizinkan permenkes,” ungkapnya.

Selama ini, tambahnya air produksi PDAM ini sudah ada sertifikat dan dilakukan uji kualitas setiap minggu secara internal. Uji kualitas juga dilakukan setiap bulan oleh lembaga independen. Hal ini sejalan dengan Visi perusahaan, yakni : Terwujudnya Layanan Air Minum yang berkualitas, handal, berkeadilan dan berkelanjutan menuju masyarakat Kabupaten Jember yang Sehat dan Produktif.

Sumber : itworks.id

Share Facebook Google Tumblr Twitter Print